Beberapa waktu yang lalu admin telah membaca info kesehatan tentang obat radioisotop langka, ini solusi dari batan.
Sepertinya ini lumayan menarik untuk dibahas di blog ini. Baiklah teman, inilah informasi lengkapnya.
Obat Radioisotop Langka, Ini Solusi Dari BATAN
PT INUKI dinilai oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memiliki fasilitas yang tidak memadai dan untuk menghindari risiko izin produksi radioisotop pun dicabut. Kepala BATAN dan melarang izin produksi obat radioisotop sejak awal tahun 2013.
Padahal obat radioisotop digunakan di 15 rumah sakit di Indonesia oleh para dokter spesialis nuklir untuk ratusan pasiennya. Obat radioisotop digunakan untuk mendiagnosis berbagai macam penyakit hampir diseluruh bagian tubuh.
Menanggapi kelangkaan tersebut, Kepala BATAN Prof Dr Djarot Sulistio Wisnubroto mengatakan ada beberapa solusi yang bisa dilakukan oleh pemerintah. Solusi yang paling mendasar adalah dengan memberikan bantuan dana untuk PT INUKI memperbaiki fasilitasnya.
"Jadi seperti PT Merpati saja dulu. Apalagi sekarang subsidi BBM kan sudah ditarik ya jadi kecil lah menyisihkan beberapa miliar untuk suntik PT INUKI ini," ujar Djarot saat ditemui di BATAN, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (21/11/2014).
Solusi lainnya adalah dengan membuat undang-undang agar BATAN sebagai institusi riset dapat menjual produk secara komersil. Saat ini Djarot mengatakan BATAN dilarang menjual produk riset teknologi seperti diatur dalam undang-undang pasal 10 tahun 1997.
"Kita dilarang untuk menjual produk komersil, maka dari itu PT INUKI dulu dibentuk sebagai saluran untuk menjual produk-produk riset kita. Tapi ternyata PT INUKI jadi terpisah dan masuk ke bawah Kementerian BUMN. Jadi diubah saja undang-undangnya supaya kita bisa komersil dan kita yang akan produksi obat isotop," papar Djarot.
Saat ini stok obat radioisotop dikatakan oleh Djarot bergantung impor terbatas dari Australia. Padahal dulu saat PT INUKI masih memproduksi obat radioisotop kebutuhan domestik bahkan regional asia dapat terpenuhi oleh Indonesia seperti dikatakan Djarot.
Demikianlah informasi tentang obat radioisotop langka, ini solusi dari batan. Terima kasih atas kunjungan anda.
Referensi bacaan: