Beberapa waktu yang lalu admin telah membaca info kesehatan tentang mengintip kegiatan klinik percontohan untuk diabetes di kayuputih jakarta timur.
Sepertinya ini cukup menarik untuk dibagi di blog ini. Baiklah teman, inilah berita lengkapnya.
Mengintip Kegiatan Klinik Percontohan untuk Diabetes di Kayuputih Jakarta Timur
Klinik Pratama Klinik Dokter Keluarga (KDK) FKUI Kayu Putih merupakan salah satu fasilitas primer yang menjadi percontohan bagi penanganan pasien diabetes melitus (DM) tipe 2. Didirikan sejak tahun 1969, KDK FKUI Kayu Putih mengedepankan pelayanan pasien diabetes yang komprehensif dan holistik.
dr Ahmad Fuady, MSC, Kepala KDK FKUI Kayu Putih mengatakan bahwa pendekatan komprehensif dan holistik penting karena penanganan pasien diabetes tidak hanya sebatas konsultasi dokter dan pemberian obat. Penanganan pasien juga meliputi penyuluhan bagi keluarga serta memperkecil pasien terserang komplikasi lain akibat mengidap diabetes.
"Jadi dengan prinsip komprehensif dan holistik kita berpegangan kepada 5 aspek ketika menangani pasien. Yaitu aspek kekhawatiran, faktor risiko internal dan eksternal, diagnosis klinis, serta coping, bagaimana pasien menghadapi penyakitnya," ungkap laki-laki yang akrab disapa dr Fuad tersebut di sela-sela acara Diabetes Family Gathering di KDK FKUI Kayu Putih, Jl Pondasi, Kp Ambon, Jakarta Timur, Sabtu (29/11/2014).
Dijelaskan dr Fuad bahwa aspek kekhawatiran adalah aspek penting dalam pelayanan kesehatan. Sebabnya, seringkali kekhawatiran yang dialami pasien tidak terjawab meski sudah berobat ke dokter. Perbedaan ini menurut dr Fuad sebaiknya ditangani agar pasien tak merasa cemas dan juga untuk mengurangi risiko pasien berhenti berobat.
Yang kedua adalah diagnosis klinis, di mana dokter memberikan penjelasan soal penyakit yang dihadapi oleh pasien. Mulai dari penyebab, penanganan hingga risiko-risiko komplikasi dari penyakit tersebut.
Selanjutnya adalah faktor risiko. dr Fuad membagi faktor risiko pasien menjadi dua bagian, yakni faktor risiko internal dan juga eksternal.
"Internal itu misalnya pasien diabetes, sebaiknya diperhatikan juga pola makan dan gaya hidupnya. Sementara eksternal misalnya keadaan keluarga, bagaimana keluarga menghadapi pasien, apakah pasien mempunyai caregiver di rumah. Nah dua faktor ini diatasi dengan memberikan konseling dan penyuluhan," tambahnya lagi.
Terakhir, dr Fuad dan rekan-rekannya dari KDK FKUI Kayu Putih juga melihat bagaimana pasien menghadapi penyakitnya. Harapannya adalah pasien tidak kehilangan kualitas hidup atau fungsinya dalam masyarakat dan keluarga tidak berubah.
"Kita memastikan pasien tidak kehilangan fungsionalnya dalam kehidupan sehari-hari. Jadi misalnya pasien DM tetap mampu menjalani aktivitas tanpa mengurangi kualitas hidup," pungkasnya.
Saat ini, KDK FKUI Kayu Putih mempunyai kurang lebih 200 pasien DM yang terdaftar. Hampir 70 persen dari pasien-pasien tersebut melakukan program yang diberikan oleh KDK FKUI Kayu Putih, termasuk jalan sehat, kontrol rutin tiap bulan dan mengikuti berbagai pertemuan serta penyuluhan dengan komunitas.
Demikianlah informasi tentang mengintip kegiatan klinik percontohan untuk diabetes di kayuputih jakarta timur. Terima kasih atas kunjungan anda.
Sumber bacaan: