Beberapa menit yang lalu admin telah membaca info kesehatan tentang merasa cuma masuk angin, perempuan kerap denial soal sakit jantung.
Sepertinya ini sangat menarik untuk dishare disini. Baiklah teman, berikut ini info lengkapnya.
Merasa Cuma Masuk Angin, Perempuan Kerap Denial Soal Sakit Jantung
Gejala penyakit jantung berbeda antara laki-laki dengan perempuan. Pada perempuan, gejalanya cenderung lebih ringan. Banyak yang tidak mengingakari, menganggapnya cuma masuk angin dan akhirnya terlambat mendapat penanganan.
"Berbeda dengan laki-laki, gejala pada perempuan biasanya cuma fatigue. Pegal-pegal, atau letih," kata dr Jetty H Setyawan, SpJP(K), FIHA, FAsCC dari Yayasan Jantung Indonesia dalam peluncuran AXA Heart & Save di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/10/2014).
Perbedaan tersebut, menurut dokter yang akrab disapa Bunda Jetty ini berhubungan dengan kerusakan pembuluh darah. Jika pada laki-laki banyak terjadi pada titik-titik percabangan, pada perempuan kerusakan lebih banyak terjadi pada pembuluh darah kecil.
"Sehingga gejalanya lebih ringan. Kadang seperti masuk angin saja," tambah Bunda Jetty.
Kondisi ini membuat penyakit jantung pada perempuan cenderung lebih terabaikan. Ditambah lagi, perempuan cenderung denial atau mengingkari keluhan-keluhan ringan yang dialaminya. Padahal keluhan yang dianggap masuk angin, bisa jadi gejala penyakit jantung.
Normalnya, perempuan secara alami lebih terlindungi dari risiko penyakit jantung hingga masa menopause. Namun akibat perubahan gaya hidup yang menjadi kurang sehat, saat ini banyak perempuan mengalami gangguan jantung dan pembuluh darah pada usia yang lebih muda.
"Sekarang banyak yang merokok, makanannya junk food. Risikonya menjadi sama seperti laki-laki, tidak lagi terlindungi oleh hormon," kata Bunda Jetty.
Demikianlah info tentang merasa cuma masuk angin, perempuan kerap denial soal sakit jantung. Semoga bermanfaat.
Referensi artikel: